web analytics

Monthly Archives: June 2018

Mengoperasikan Mesin Cetak toko 820

Mengoperasikan mesin cetak offset type 820 sangatlah mudah dan sangat efektif untuk memproduksi cetakan yang hanya sampai model spot color. Ukuran maksimal mesin ini cetakan ukuran folio. Sebagai pembasah silinder master menggunakan cairan eching dicampur air rengan perbandingan 1: 8. Cairan ini berguna untuk membasahi master paper yg sudah ada gambar atau naskah yg sudah di expos melalui mesin master.

Gbr Mesin Cetak Toko

Langkah-langkah yang dapat di tempuh dalam mengoperasikan mesin cetak ini sangat mudah.
1. Isi box pembasah master dengan campuran eching dan air 1:8. Dan isi bak tinta dengan tinta gunakan kapi untuk ambil tinta dan oleskan sambil memutar roll tinta.
2. Basahi master paper dengan eching menggunakan kapas dan pasang pada silinder plate menggunakan pengait yg tepah tersedia pada silinder.
3. Putar silider dengan menekan tuas dua kali. Jalankan kertas sehingga tercetak gambar? Pastikan gambar tidak terbalik
4. Setel posisi gambar sesuai dengan posisi yang diinginkan atau sesuai contoh. Jika belum sesuai setel dengan memutar naik atau turun setelan pada silinder.
5. Bila sudah pas posisi… pasang tumpukan kertas yg rapi di tempat kertas dan jalankan melalui kopling di samping kiri kertas hingga kertas jalan dan gambar kecetak dengan baik? Control kerataan tinta dan pasang perjalanan rol tinta secara otomatis
6. Tambah kecepatan mesin dengan menarik keatas tuas speed mesin.
Demikian cara mengoperasikan mesin toko 820 maupun type 810 dan 810L sama saja.

Tahapan Setting, Design & Repro dalam produksi produk grafika

Pada tulisan yang lalu kita sudah sampai pada Perencanaan dan Kalkulasi Grafika yang lebih spesifikasi lagi pada persiapan bahan baku pesanan. Sekarang kita bahas Persiapan pada pra cetak atau lebih spesifik lagi pada tahap Setting, Disain dan Repro. Pada tahap ini dalam produksi produk grafika ada banyak kegiatan yang akan dilakukan sesuai kebutuhan spesifikasi pesanan yang ada. Kalau     dibutuhkan   pemotretan, scanning,    ilustrasi, pengetikan naskah, serta layout. Perpaduan berbagai teknik tersebut akan dibahas pada bab tersendiri.

Untuk spesifikasi pada      contoh di atas setting dan disainnya berukuran 29,7 x 21 cm dibuat dua buah dengan mengcopy. Satu buah ditempatkan  disebelah kiri dan satu lagi ditempatkan di sebelah kanan (Gambar 3).

Bila ada, Backroundnya harus ditambahkan keliling sebesar 0,5 cm untuk potongan agar tidak terjadi Blank pada saat pemotongan.

Perhitungan  untuk  setting  ini  dapat  dihitung  dengan  luas  cm persegi  dikalikan dengan tarif setting. Sedangkan biaya disain biasanya dihitung  tersendiri  tergantung  dari  tingkat  kesulitan  atau  banyaknya waktu yang dihabiskan untuk menggarapnya.

Kita  hitung  spesifikasi  contoh  di  atas  dengan  asumsi  harga  tarif setting saat ini Rp. 15,- per cm persegi, dan disainnya mempunyai tingkat kesulitan sedang saja dan menghabiskan waktu 3 Jam kerja dan tarif per jam Rp. 20.000,-

Jadi perhitungannya :

Biaya setting (31 x 22 x Rp. 15,-) x 2   =    Rp. 20.460,- Biaya disain 3 Jam x Rp. 20.000,-   =   Rp. 60.000,-

Hasil setting yang sudah selesai dikerjakan di Komputer di print out ke dalam beberapa alternatif tergantung teknik cetak/grafika yang akan digunakan. Bila dalam cetakannya menggunakan master paper maka print  outnya  harus  menggunakan  Printer  Laser  Jet.  tetapi  bila  akan menggunakan  Plate Aluminium Print Outnya harus langsung ke Image Setter,  dimana  hasilnya adalah film Positif atau Negatif offset. Bila ada pesanan dimana  sepsifikasinya menghendaki harus disablon maka print outnya  harus  ke  film  positif  sablon,  bila  akan  dicetak  Hot  print  atau emboss, print outnya adalah film negatif.

Dalam perkembangan teknologi printing saat ini sudah ada dari final design langsung di print ke plate aluminium siap cetak. Jika jumlah kebutuhan cetak hanya sedikit saat ini juga bisa langsung dicetak langsung ke bahan/kertas dan langsung menjadi produk jadi.

REPRODUKSI

Pada tahap ini, beberapa kegiatan yang akan dilakukan sesuai kebutuhan    dari spesifikasi pesanan diantaranya : Film, Plate dan membuat klise timah untuk Hot Print dan emboss. Saat ini ada 2 cara dalam menghasilkan film yaitu Teknik Fotografi dan teknik digital computer. Sebelum komputer mampu menghasilkan film, film dibuat dengan menggunakan kamera fotografi yaitu kamera vertikal dan enlarger. Plate aluminium, Plate yang diperlukan ukurannya juga bervariasi sesuai dengan besar      kecilnya mesin yang akan digunakan untuk mencetak pesanan. Masing-masing mesin menggunakan            ukuran dan  ketebalan masing-masing berbeda-beda.

Klise timah, untuk saat ini tidak semua percetakan melayani tetapi ada khusus kios atau percetakan khusus melayani pembuatan klise timah, dengan tarif per cm persegi.

Pada  contoh  kita  kali  ini  film  dibuat (diprint out)  dengan  teknik digital print  computer melalui mesin image setter, dengan out put film positif offset separasi 4 warna. Film ini dihitung per cm persegi. Perhitungan film brosur diatas adalah sebagai berikut : Ukuran jadi brosur  ditambah 0,5 cm yaitu 31 x 22 cm, setelah dibuat kedua muka brosur ukurannya  menjadi 31 x 44 cm, untuk register, Printer Mark,  crops  Mark  dll  ditambah  0,5  cm  keliling  sehingga  ukuran  film menjadi : 32 x 45 cm.

Dengan asumsi tarif  saat ini Rp. 25,- per cm  persegi maka biaya film dapat dihitung sebagai berikut :

P x L x tarif = (32 x 45 x Rp. 25,-) x 4 warna (cmyk) = Rp. 144.000,- Jika ingin langsung di print ke plate aluminium siap cetak juga sudah ada pelayanan dengan teknologi yang lebih maju yaitu CTP (Computer to Plate).

Setelah proses print out film selesai dilakukan, film tersebut diteliti terlebih  dahulu. Setelah diteliti dan tidak ada kesalahan teks maupun color  sparasinya   langsung  dapat  dibuat  plate  aluminiumnya  sesuai dengan  ukuran  dan  jenis  mesin  cetak  yang  akan  digunakan  untuk mencetak brosur tersebut.

Dalam  hal  ini  percetakan  brosur  tersebut akan  dicetak  dengan menggunakan GTO 52, maka plate cetak yang digunakan adalam plate cetak untuk mesin GTO dimaksud. Jumlah plate yang dibutuhkan adalah 4 lembar. 1 Lembar untuk masing-masing warna yaitu cyan, magenta, yellow, black. Dengan asumsi harga plate termasuk ongkos expose plate saat     ini, adalah Rp. 30.000,-     per plate, berarti    brosur            tersebut menghabiskan biaya untuk pembuatan plate adalah 4 x Rp. 30.000,- = Rp. 120.000,- Sampai disini persiapan pada tahapan ini sudah selesai dan kita sudah dapat menghitung cost yang dibutuhkan.

Tulisan ini bersambung ……

 

Radio Online

Radio adalah salah satu media informasi dan komunikasi. Media ini juga dapat dimanfaatkan maupun didisain menjadi media pembelajaran. Melalui media radio pendengar secara langsung memperoleh  informasi yang di publikasikan oleh penyiarnya. Ketika penyiar menginformasikan sebuah informasi audience langsung dapat menerimanya seketika. Informasi yang diterima cepat dan langsung. Dalam era perkembangan teknologi terkini dimana radio sudah mampu di siarkan melalui jalur internet mengakibatkan spektrum distribusi informasi maupun komunikasi mampu menjangkau area yang lebih luas bahkan melampaui batas-batas negara.

Sepanjang terdapat jalur internet baik wire maupun wireless siaran radio online dapat diterima dengan baik. Pasupatiradio sebuah radio yang dikemban

Src gambar : rizalmedia.com

gkan dan dipancarkan secara online melalui http://pasupatiradio.ip-dynamic:8000/live dapat anda dengarkan dan masih dalam pengembangan. Media Radio bisa didengarkan sambil  mengerjakan pekerjaan tanpa banyak mengganggu adalah kelebihan lain dari media ini. Media ini juga mampu membangkitkan imajinasi dan kreatifitas karena memerlukan proses berpikir dan berimajinasi untuk mampu menelaah informasi yang ada didalam siarannya Orang yang tidak membaca mampu menikmati dan memanfaatkan materi yang disiarkan untuk menambah pengetahuannya. Radio juga berbiaya murah karena sebuah informasi yang disampaikan mampu menjangkau demikian banyak orang serta dalam jangakauan yang amat luas.

Perencanaan Dan Kalkulasi Grafika

Sebuah pesanan produk grafika masuk ke meja kerja percetakan tidak langsung  dapat   dikerjakan  tanpa diketahui terlebih dahulu bagaimana spesifikasi pesanan yang diinginkan konsumen. Spesifikasi tersebut akan mempengaruhi rencana dan proses kerja serta kalkulasi biaya produksi dari pada pesanan tersebut.

Spesifikasi produk grafika terdiri dari beberapa kategori :

  1. Kategori Formulir, Nota/Bon dan lainnya, spesifikasinya antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah Pesanan, Jenis Bahan, Jumlah Warna Tinta, Jumlah Rangkap, Isi Buku, Ukuran, Jenis Cetakan, Color Sparasi atau Spot Color
  2. Kategori Brosur,  Leaflet,  Poster  dan  lainnya spesifikasi-nya  antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah Pesanan, Jenis Bahan, Jenis Cetakan, Jumlah Lipat (bila  dilipat), Ukuran, Color Sparasi atau Spot Color, Jumlah Warna Tinta, Jenis Lapisan (Laminating/Varnishing).
  3. Kategori Undangan, spesifikasinya antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah Pesanan, Jenis Bahan, Jenis Cetakan, Jumlah Lipat (bila dilipat), Ukuran, Jenis Cetakan, Color Sparasi atau Spot Color, Jumlah Warna Tinta, Hard Cover atau Cover Karton.
  4. Kategori Kartu-Kartu, spesifikasinya antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah Pesanan, Jenis Bahan, Jenis Cetakan, Cetakan Bolak-Balik/tidak, Ukuran.
  5. Kategori Buku-Buku spesifikasinya antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah  Pesanan, Jenis Bahan Isi, Jenis Bahan Cover, Hard  Cover  atau  Tidak,  Jumlah  Halaman  Color  Sparasi,  Jumlah Halaman Black & White,  Ukuran, Jenis penjilidan (Jilid Lem Panas, Dingin, Jarit Kawat atau Jarit Benang).
  6. Kategori Spanduk, Bendera dll., spesifikasinya antara lain : Jenis Pesanan, Jumlah Pesanan, Jenis Bahan, Warna Dasar, Jumlah Warna Tinta, Ukuran, Cetak Satu Muka atau 2 muka.

Setelah  diketahui  spesifikasi  sebuah  produk  grafika,  kemudian dapat dibuat rencana kerja serta kalkulasi biaya produksinya. Secara global rencana kerja penyelesaian produk grafika dapat dibagi menjadi :

I. PERSIAPAN

1.Persiapan Bahan

2.Setting & Desain

– Pemotretan

– Scanning

– Ilustrasi

– Pengetikan Naskah

– Lay Out

– Print Out c. Reproduksi

– Film

– Plate

– Klise Timah

II.CETAK

  1. Cetak Offset/Offset Printing
  2. Cetak Sablon/Screen Printing
  3. Cetak Panas/Hot Printing
  4. Cetak Timbul/Emboss Printing
  5. Digital Printing

III. FINISHING

  1. UV Varnishing b. Laminating
  2. Rel
  3. Lipat
  4. Susun/Komplit f. Jilid
  5. Potong
  6. Pengemasan

TAHAP PERSIAPAN

Sebelum pelaksanaan dari rencana, persiapan bahan baku yang digunakan juga tidak kalah pentingnya. Berdasarkan spesifikasi  dari sebuah pesanan, bahan baku yang diperlukan bisa dipersiapkan secara baik. Berapa ukurannya, jenis  apa,   serta  jumlah  yang  dibutuhkan.

Sebagai contoh :

Sebuah pesanan dengan spesifikasi sebagai berikut :

Jenis Pesanan          :           Brosur

Ukuran Jadi             :           21 cm x 29,7 cm

Jenis Kertas              :           Art paper 150 gram

Jumlah Cetak           :           10.000 pcs

Jenis Cetakan          :           Offset Full Color Sparation

Finishing                  :           Laminating Dop

Gambar 1 Ukuran Kertas

Di bawah ini kita bahas bagaimana rencana dan kalkulasinya. Untuk mencetak pesanan brosur dengan spesifkasi diatas agar terjadi efisiensi dapat direncanakan naik cetak 2 pcs brosur dalam sekali lintasan mesin. Ukuran bahan yang diperlukan adalah 45 cmx32 cm, 1 cm batas atas dan 1 cm batas bawah untuk pegangan griper mesin dan untuk sisiran, sedangkan  1,5  cm  batas  kiri  dan 1,5 cm batas kanan untuk pegangan sidelays mesin dan sisiran. (Lihat Gambar 1).

Setelah mengetahui ukuran bahan yang dibutuhkan, sekarang kita akan mencari berapa banyak yang dibutuhkan dan ukuran bahan yang mana paling  efisien.  Secara umum bahan art paper 150 gram ada 2 ukuran plano yang tersedia di pasaran yaitu ukuran 65 cm x 100 cm dan 109 cm x 79 cm.

Untuk  mengetahui  ukuran  mana  yang  paling  efisien  kita  perlu membandingkan  kedua  ukuran  tersebut  mana yang  paling  sedikit mengeluarkan biaya untuk memenuhi kebutuhan kertas jadi. Pertama,  kita  sepakat  terlebih dahulu  untuk  toleransi  kesalahan cetak sebesar 5 % berarti kertas bahan yang kita butuhkan dalam ukuran 45 x 32 cm  adalah (10.000 : 2)+ 5% = 5.250 lb

Untuk mendapatkan sejumlah itu kita uji dulu kertas yang ukuran 1 yaitu 65 x 100 cm.

Alternatif A :

65 : 45  = 1 dan

100 : 32 = 3 , Alternatif pemotongan A menghasilkan 1 x 3 = 3 lembar dalam 1 (satu) lembar plano

Alternatif B :

100 : 45  = 2 dan

65 : 32  = 2 , Alternatif pemotongan B menghasilkan     2 x 2 = 4 lembar dalam 1 (satu) lembar plano

Kita pilih alternatif mana yang lebih besar hasilnya. Jadi kesimpulannya untuk ukuran 65 x 100 cm mendapat 4 lembar ukuran 45 x 32 cm.

Selanjutnya kita uji juga kertas  yang ukuran II  yaitu ukuran 109 x 79 cm

Alternatif A :

109 : 45  = 2 dan

79 : 32  = 2 , Alternatif pemotongan A menghasilkan 2 x 2 = 4 lembar dalam 1 (satu) lembar plano

Alternatif  B :

109 : 32  = 3 dan

79 : 45  = 1,  Alternatif pemotongan B menghasilkan 3 x 1 = 3  lembar dalam 1(satu) lembar plano

Gambar 2

Melihat kedua alternatif tersebut banyak sisa kertas yang terbuang, maka perlu kita coba alternatif C yaitu pemotongan dengan cara digambar terlebih dahulu ada kemungkinan dapat hasil yang lebih banyak. (Gambar 2). dan ternyata memang menghasilkan yang lebih banyak dari kedua alternatif sebelumnya. Satu (1) lembar plano ukuran 109 x 79 cm menghasilkan 5 lembar ukuran 45 x 32 cm.

Dari uji coba untuk 2 ukuran kertas diatas dapat kita  simpulkan :

  1. Untuk ukuran 65 x 100 cm menghasilkan 4 lembar jadi, ukuran 32×45 cm
  2. Untuk ukuran 109 x 79 menghasilkan 5 lembar jadi, ukuran 32x45cm

Dengan asumsi harga per rem plano saat ini masing-masing ukuran I dan II adalah Rp. 800,- dan Rp. 950,- maka ukuran yang paling efisien dapat kita hitung sebagai berikut :

Kalau kita memilih ukuran 65 x 100 cm biaya yang dikeluarkan adalah :

5250 : 4 = 1313 lembar x Rp. 800,- = Rp. 1.050.400,-

sedangkan kalau kita memilih ukuran 79 x 109 biaya yang kita keluarkan adalah :

5250 : 5  = 1050 lembar x Rp. 950 = Rp. 997.500,-

Jadi yang paling efisien adalah ukuran 79×109 cm, menjadi pilihan kita dalam memilih bahan baku untuk brosur diatas yaitu sejumlah 1.050 lembar plano dipotong ukuran 32 x 45 cm.

Jadi persiapan bahan baku kertas sudah kita selesaikan. Sampai disini dulu nanti tulisan ini akan bersambung mengenai perencanaan “Setting dan Disain” Nantikan tulisan berikutnya…..

Deposit Pulsa Teman Setia Perjalanan

Hari ini tanggal 13 Juni 2013, Buda Cemeng Wuku Langkir Bertepatan dengan tilem atau bulan mati sasih Kesadha, perjalanan menuju Pura Kerta Jaya Tangerang Banten. Bersama keluarga menyusuri Jakarta Outter Ring Road Selatan. Sebelum memasuki tol sengaja kami menyusuri jalan non tol untuk menghindari berbarengan dengan arus mudik tahun ini. Opsi non tol diambil karena prediksi kami sebagian warga ibukota telah mudik kampung sehingga non tol menuju ibukota akan lancar. Ternyata faktanya memang demikian dari arah Bekasi kami menyusuri jalan di tepi Banjir Kanal Timur Arah Cakung kemudian melalui Pulogebang menuju arah Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Terus menuju jl. I Gusti Ngurah Rai Klender dan melaju lurus menuju pintu tol kebon nanas. Selepas pintu tol tsb. Kami melaju dengan santai mengarah ke tol arah pondok pinang dan kami keluar di exit tol Bintaro. Lho kok turun di Bintaro ya karena ada agenda lain yaitu mengunjungi beberapa tempat di daerah tersebut sekalian mencari makan siang hari karena sudah pkl 12.00. Wib Kami berburu di mal Bintaro karena sulit mencarinya jika di luar mal sehubungan bertepatan dengan bulan puasa umat Muslim. Dalam perjalan seperti ini paket data harus selalu tersedia untuk jaga-jaga jika mengharuskan kita terkoneksi ke internet. Saat siang itu paketku habis. Di saat seperti inilah kegunaan dari terdaftarnya no hp kita sebagai agen pada bisnis digital penyedia data dan pulsa. Saya tinggal isi sendiri paket menggunakan hp sendiri dengan mengirimkan sms isi pulsa ke sms center paketpun masuk dengan sendiri tentunya dengan memotong deposit yang kita miliki di akun agen kita. Sebagai Agen kita juga bisa menjual paket dan pulsa ke semua orang di seluruh Nusantara dengan harga user? Selisih harga user dan harga agen bisa kita tentukan sendiri sebagai keuntungan kita? Untuk lebih jelasnya klik saja link ini http://www.bizedunet.com dan baca seksama sampai habis,  anda akan mengerti. Kembali ke cerita semula usai mengisi perut kami menuju pintu tol Bintaro ke arah Serpong. Niatnya adalah ingin melihat kampus Binus di Alam Sutra mumpung lewat sebelum akhirnya kami menempuh non tol menuju pura Kerta Jaya yang berada di provinsi Banten ini. Kami tiba di pura sekitar pukul 15.00 wib. Kami langsung melakukan persiapan persembahyangan secara mandiri karena persembahyangan tilem bersama umat belum mulai. Sehabis nunas tirta wangsupada dan bija kami bergerak kembali menuju Bekasi tempat tinggal kami.  Kali ini kami menyusuri jalan Daan Mogot sampai Daerah Grogol baru kami masuk tol dan turun di Jatinegara. Sengaja kami lewat non tol Jatinegara untuk antisipasi arus mudik yang kami perkirakan mencapai puncaknya pada h-2 Lembaran bagi umat Muslim tahun ini. Kami tiba di Giant Harapan Indah. Sementara keluarga mencari belanja kebutuhan saya istirahat sambil menyeruput kopi hitam untuk menghilangkan kantuk yang mulai menerpa. Setelah mendapat kopi rasa kantuk hilang dan dengan semangat memacu kendaraan menuju rumah yang tinggal 15 menit perjalanan akan sampai. Kami sampai di rumah kami pada pukul 19.00. Wib, wah perjalanan kali ini lengkap dan seluruh agenda berjalan dengan lancar tidak ada halangan yang berarti karena atas Asung Kerta Waranugraha Hyang Widhi Wasa. Om Nama Ciwaya.

Bisnis Printing

Manusia dalam hidupnya selalu membutuhkan barang cetakan. Produk yang kita pergunakan dan konsumsi dalam keseharian kita seperti : Kop surat, brosur, leaflet, koran, buku, kartu nama, poster, iklan menu restoran, kemasan produk makanan dan minuman, kartu undangan pernikahan, proposal, dan masih banyak lagi, adalah barang cetakan.

Cakupan industri percetakan sangat luas mulai dari usaha foto copy kecil-kecilan hingga perusahaan percetakan dengan investasi besar sampai miliaran rupiah semuanya dikategorikan sebagai Industri Grafika.

Luasnya cakupan industri grafika, mampu menyerap jumlah tenaga kerja dalam jumlah yang besar, dari berbagai teknik dan bidang yang saling mendukung. Mulai dari  operator mesin cetak,  designer grafis, fotografer, insan periklanan  hingga tenaga pemasaran/marketing.

Dunia grafika tidak bisa berdiri sendiri dalam peranannya menghasilkan produk grafika, sejak awal masa perkembangannya sampai saat ini pertumbuhannya  sangat  pesat.

Teknik-teknik yang harus anda padukan untuk mendukung dunia grafika seperti teknik fotografi, komputer, desain grafis, disamping teknik grafika itu sendiri, agar anda mendapatkan manfaat darinya terutama untuk keperluan bisnis.

Masing-masing teknik ini memiliki daya dukung dan harus dipadukan. Fotografi mempunyai peran menghasilkan image yang merupakan salah satu materi grafika yang terlebih dahulu diolah oleh unit komputer, kemudian hasilnya yang berupa desain diserahkan kepada unit pencetakan sehingga menghasilkan produk akhir dari grafika yang dimaksudkan. Disamping mengolah image komputer berperan menghasilkan huruf-huruf cetak atau font yang dibutuhkan maupun, desain  tata letak baik yang menggunakan image maupun tidak.

Teknologi grafika berperan menduplikasi materi dengan berbagai teknik-teknik grafika. Teknik Komputer Grafis serta teknik Grafika dipadukan dalam menghasilkan produk akhir grafika. Dan anda perlu mempelajarinya secara seksama.

Banyak Software Komputer Grafis yang ada minimal tiga yaitu Adobe Page Maker, Adobe Ilustrator, Coreldraw, Adobe Photoshop, Macromedia Freehand dan lainnya, sudah cukup untuk mengolah disain untuk persiapan dari bisnis percetakan ini. Dimana dengan tiga software ini telah cukup bagi anda untuk mendukung terlaksananya  kegiatan  persiapan  dari dunia grafika.

Panjangnya mata rantai proses grafika dan tingkat kerumitannya, penting anda ketahui  dan juga oleh kalangan yang ingin menekuni bidang ini. Hal inilah melatarbelakangi keinginan menulis materi ini untuk dapat membantu anda membangun bisnis dalam industri percetakan.

src gbr: neoprint-smg.blogspot.com

Proses grafika yang panjang tersebut mengakibatkan banyak profit center yang bisa dibangun di dalamnya, baik secara sebagian atau keseluruhan. Proses yang  dapat dikembangkan, dapat menyesuaikan dengan modal yang dimiliki misalnya: Anda tertarik dalam bidang pra cetak saja; (anda dapat mengembangkan: Biro Setting & Disain Grafis, Biro Repro & Color Sparasi Film, Layanan Expose Plate Berbagai Ukuran Mesin, Layanan Expose Master Paper, Layanan Klise Timah Untuk Cetak Hot Print & Emboss). Jika anda  tertarik dibidang Cetak; (anda dapat mengembangkan: Biro Ongkos Cetak Offset, disini anda investasi mesin cetak dengan ukuran dan harga yang dapat anda sesuaikan dengan kemampuan anda menyediakan modal investasi, Biro Sablon, Biro Cetak Hotprint & Emboss). Jika tertarik dalam bidang Finishing, anda dapat mengembangkan: Biro Varnishing & Laminating, Biro Penjilidan,  Biro Pemotongan Kertas, Biro Pond & Pisau Pond). Jika anda memiliki modal yang lumayan besar, anda dapat mengembangkan keseluruhan proses grafika dari awal sampai akhir, menjadi sebuah perusahaan percetakan komplit dan melayani Order/Pesanan Barang Cetakan maupun melayani biro-biro lepas yang memiliki order cetakan, dengan service di dalam satu atap (one stop service).

Untuk dapat melakukan seperti yang saya ungkapkan diatas anda harus menguasai dan meneruskan membaca tulisan ini yang akan bersambung secara seri, dan mewujudkannya  dalam  tindakan  99% kerja keras setelah anda menguasai dan memiliki inpirasi dan berhasil mendapatkan 1% ide, selamat dan sukses buat anda.

Pemasaran

Online via internet

Dalam era kini, bisnis ini dapat  anda jalankan secara online ataupun konvensional. Anda dapat mempro-mosikan bisnis anda dengan membuat website di internet, dan mendapatkan order pesanan. Naskah mentah ataupun sudah dalam bentuk disain bisa dikirim via email, dan anda terima di kantor anda sekalipun dari jarak yang jauh.

Naskah mentah setelah anda disain kemudian dikirim via email ke customer dalam file pdf. untuk disetujui atau untuk  dikoreksi  terlebih dahulu. Setelah disetujui anda bisa proses lebih lanjut, apakah anda menggunakan digital printing atau cetak konvensional. Hasil cetaknya  dapat  dikirim via  kurir, gojek, grab dan lainya atau diantar langsung  ke  tempat customer.

Konvensional (Membentuk Tim Sales)

Pilihan yang paling bagus adalah mengkombinasikan semua hal dalam bisnis ini antara:  Manual – online – digital – konvensional, lakukan  secara konsisten dalam membangun percetakan hingga menjadi percetakan yang mumpuni.

Untuk mendapatkan order pakailah sistem jemput bola dengan harga bersaing. Dalam pengembangan bisnis harus dididik tenaga untuk mencari order. Seseorang  dapat  menjalankan  tugas  mencari  order untuk percetakan apabila telah  mengerti  alur proses produksi produk percetakan, paham jenis kertas, mengetahui harga bahan untuk proses produksi, dan mampu kalkulasi harga cetakan.

Beberapa perlengkapan yang harus dibawa oleh para tim pemasaran ini antara lain :

  • Daftar Harga
  • Formulir Pesanan
  • Kalkulator
  • Pensil
  • Pen
  • Buku Catatan
  • Kartu Kunjungan
  • Agenda
  • Catatan tentang harga jual, bonus, insentif dan sebagainya
  • Foto-foto bila ada
  • Contoh-contoh Cetakan
  • Contoh Warna
  • Penggaris
  • Semua dimasukkan dalam tas yang bersih dan bagus.

Oleh karena itu semua hal tersebut harus diajarkan dari awal hingga akhir. Dari beberapa tenaga yang telah dididik dan siap untuk terjun ke lapangan, kemudian mereka harus dibagi kedalam wilayah jelajah penjualan masing-masing, dan diberikan  target penjualan.

Dengan demikian program jemput bola jalan dibarengi dengan promosi online via internet, akan mampu menghidupi dapur perusahaan. Jadi Harus diusahakan menggunakan  formula  sukses  dibisnis  ini antara lain :

  • Memiliki profil manajemen yang kuat dan konsisten
  • Mentargetkan usaha kecil sebagai pelanggan utama
  • Menghindari perang harga dengan para pesaing, tetapi menekankan kualitas dan kecepatan pelayanan
  • Berlokasi di  daerah  usaha,  dimana  usaha  ini  paling dibutuhkan
  • Menggunakan teknik pemasaran yang agresif

Demikian tulisan tentang bisnis percetakan dan nantikan sambungan tulisan ini hanya di Bizedunet.com

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Information communication technology (ICT) mencakup bidang yang sangat luas dan membutuhkan berbagai kompetensi dalam pengembangannya antara lain : kompetensi dalam bidang teknologi komputer, teknologi multimedia, teknologi komunikasi (jaringan/networking) dan membutuhkan waktu dan pengorbanan serta kreativitas.

Dalam bahasan yang singkat ini kita akan membahas hanya materi essential saja untuk membukakan sedikit mata, hati dan telinga kita sedikit saja. Kita praktek hal yang essential selanjutnya pengembangan mandiri secara terus menerus berlatih dan mencobanya dengan tiga hal penting yaitu Kesiapan Belajar, Latihan dan diulang-ulang.

Kali ini kita akan membahas pengembangan media pembelajaran dengan weblog berbasis wordpress.

Kali ini terdapat tiga tujuan yang ingin kita capai antara lain : (1) Dapat mempersiapkan pembuatan salah satu media berbasis ict dengan baik; (2) Dapat membangun Webblog Media Pembelajaran dengan wordpress yang bermutu; (3) Dapat melakukan Search Engine Optimization dengan Baik.

Persiapan

Ada 2 persiapan yang diperlukan manakala kita akan membangun media berbasis ict antara lain : (1) Hardware; (2) Sofware.

Camera DSLR

Persiapan dari sisi Hardware, kita membutuhkan beberapa peralatan antara lain : Komputer atau notebook, Kamera Digital, Scanner, Infrastruktur networking diantaranya koneksi internet beserta perlengkapan pendukungnya. Persiapan dari sisi software, kita membutuhkan Software pengolah Citra, Pengolah Vektor, Pengolah Video/Audio, Software Internet.

 

 

 

Memulai

Memulai pengembangan media berbasis ICT, kita awali dengan mengumpulkan dan membuat asset yang dibutuhkan dalam pengembangan media. Asset yang dimaksud antara lain berupa file-file  : gambar, Audio, Video, Animasi dan Tulisan/Naskah yang diperlukan atau relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Asset ini dapat diperoleh dari dua sumber, jika ada yang relevan kita dapat mengunduh dari internet, jika tidak ada yang relevan kita harus memproduksinya sendiri dengan peralatan yang sudah kita persiapkan.

Dari internet kita dapat memperoleh gambar melalui google dan video dapat kita peroleh dari Youtube.

Jika anda membuat sendiri/memproduksi sendiri pembuatan gambar-gambar vektor dapat menggunakan software pengolah vektor antara lain : Macromedia Freehand, Coreldraw, Adobe Ilustrator dll, Untuk pembuatan Foto dapat menggunakan camera digital dan pengolahannya dapat menggunakan software pengolah citra antara lain : dengan software : photoshop, photopaint dll. Untuk Pembuatan file video menggunakan video camera atau digital camera yang support video serta diolah atau diedit dengan software pengolah video antara lain : Camtasia, Adobe premiere.

 

KLIK GAMBAR UNTUK MENONTON VIDEO

KLIK GAMBAR UNTUK MENONTON VIDEO

KLIK GAMBAR UNTUK MENONTON VIDEO

Masing contoh pengolahan dengan software diatas akan disajikan dalam format video yang dapat ditonton melalui website ini.

Setelah semua asset diolah dan diedit sesuai dengan materi pembelajaran yang akan disajikan melalui media yang akan dibangun tersebut, kemudian dilanjutkan dengan memulai membuat weblog di internet mengunakan software wordpress dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Pembuatan Email di google

Langkah pertama adalah Ketik http://www.gmail.com  di browser google chrome kemudian enter, seperti terlihat dalam gambar :

Klik Buat akun seperti dalam gambar

Memasukan data-data Pribadi pada akun google

Klik Langkah Berikutnya

Membuat akun gmail di google telah sukses.

Bersambung…..Membuat weblog dengan wordpress

 

 

 

Catatan Hari Raya Galungan dan Kuningan

Hari Raya Galungan dan Kuningan adalah salah satu hari raya keagamaan umat Hindu yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali yaitu setiap Budha Kliwon wuku Dungulan, yang tahun ini jatuh pada tanggal 30 Mei 2018 (Galungan) dan Kuningan (Saniscara Kliwon wuku Kuningan) pada tanggal 9 Juni 2018. Hari raya ini untuk memperingati kemenangan Dharma atas Adharma.

Kali ini kami sekeluarga melakukan persembahyangan Galungan dan kuningan pada dua tempat atau pura yang berbeda. Pada Hari Galungan kami Menuju pura Mustika Dharma Cijantung Jakarta Timur. sedangkan pada Hari Kuningan Kami Menuju Pura Dalem Purna Jati Cilincing Jakarta Utara.

Perjalanan dari Bekasi menuju pura Mustika Dharma Cijantung kami tempuh dalam waktu 1 jam 20 menit, menyusuri Tol Jakarta Outter Ring Road. Berangkat dari Pondok Ungu sekitar pukul 15.20 menit dan tiba pada pukul 16.00 wib.

Tiba di Pura Mustika Dharma Cijantung yang terletak di komplek Koppasus Cijantung Jakarta Timur ini Nampak persiapan upacara yadnya sedang dimulai. Selama kurang lebih 2 jam prosesi berlangsung, yaitu ngaturang piodalan (yadnya) sampai selesai. Nampak Ida Pedanda Gde Panji Sogata sebagai pemuput karya.

Secara simultan para pemangku, panitia, penari, penabuh sudah secara sigap mengambil peran masing-masing. Yang menarik perhatian tari topeng dengan tetabuhan gambelan yang sangat apik. Tari Rejang Dewa, kemudian tari Baris Gede dan yang selanjutnya adalah tari topeng Sidakarya.

Pura Mustika Dharma Cijantung

Acara persembahyangan bersama dimulai seusai topeng Sidakarya, yang diawali dengan Puja Trisadnya kemudian dilanjutkan dengan Panca Sembah. Umat Hindu secara tertib mengikuti arahan panitia dan pemangku.

Kami sekeluarga mengikuti acara dalam situasi yang benar-benar kondusif dan menyenangkan hati. Tatanan acara yadnya sangat apik dan lengkap dan berkesan bagi kami.

Selepas acara yadnya, kami juga menyempatkan diri sekeluarga mengunjungi area kuliner yang ditata di kanista mandala pura.

Tersaji berbagai ragam makanan sebagai hidangan yang layak dikosumsi. Hidangan sate, lawar maupun kuah nangka plus daging dengan aroma dan rasa yang enak kami cicipi bersama keluarga.

Sungguh atas asung kerta waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa kita dapat menikmati anugrah beliau.

Selepas itu sejenak kami istirahat sambil menikmati acara hiburan yang sudah dirancang di panggung wantilan pura dengan berbagai tetabuhan dan tarian hiburan sebagai balih-balihan yang dapat ditonton oleh umat sedharma usai persembahyangan.

Usai istirahat kami melanjutkan perjalanan menuju Bekasi. Kali ini kami tidak melalui jalan tol karena dari informasi gawai atas bantuan teknologi smartphone dan gps garmin kami pantau terjadi kemacetan panjang. Sehingga kami memutuskan untuk menyusuri jalan non tol  arah cililitan dan tembus kalimalang. Di kalimalang baru kami memasuki jalan tol Becakayu (Bekasi, Cawang, Kampung Melayu). Kami keluar arah kranji dan akhirnya tiba di gerbang Harapan Indah. Lebih kurang 15 menit sampailah kami di rumah.

Sekitar pukul 22 wib kami tiba. Sang Kala ternyata terus bergerak, tanpa terasa sudah tengah malam. Kami tidak serta merta bisa langsung menuju peraduan tetapi harus menata dulu seluruh kendaraan dan pintu-pintu demi keamanan.

Pada hari raya Kuningan yang jatuh pada tanggal 9 juni 2018 yaitu saniscara kliwon wuku kuningan kami sekeluarga mengikuti persembahyangan di pura Dalem Purna Jati Cilincing Jakarta Utara.

Kali ini kami berangkat agak sore yaitu sekitar pukul 18.30 wib dengan harapan tidak mengalami kemacetan. Kami menyusuri Tol Jakarta Outter Ring  Road Utara menuju Cilincing. Kami sempat salah membaca petunjuk jalan yang membuat kami salah arah menuju tujuan. Karena perkembangan jalan-jalan banyak yang baru,  kami akhirnya kembali menghidupkan gawai. Dengan bantuan GPS Garmin dan smartphone, kami dituntun secara detail menuju tujuan, akhirnya kami sampai di Pura Dalem Purna Jati Cilincing Jakarta Utara.

Pura Dalem Purna Jati Cilincing Jakarta Utara

Perjalanan ini kami tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit, kami tiba dan mendapatkan persembahyangan gelombang ke tiga.

Usai persembahyangan kami menyaksikan panggung hiburan sejenak. Yang menarik di panggung ada anak kecil umur sekitar 9 tahunan sedang memainkan biolanya sambil menyanyi sangat telaten dan suara yang merdu dan mengagumkan serta merta mengundang riuh penonton.  Suasana wantilan tempat dilangsungkan hiburan sungguh ramai dan meriah dengan tepuk tangan dan cuitan penonton yang dengan gembira menyaksikan.

Seperti biasa kami melanjutkan acara keluarga kuliner bersama, pada salah satu warung makan yang menyediakan makanan ala Bali. Kali ini special kami mencari yang menyajikan lauknya lebih banyak.

Usai makan bersama kami langsung saja menuju kendaraan yang terparkir di area konteiner sekitar pura dan langsung menyusuri tol kembali pulang ke Bekasi.

 


Croping Image Dengan Photoshop

Sebuah Obyek dapat dimasukkan kesebuah desain dimana didalamnya terdapat obyek lain ataupun backround dari sebuah desain secara keseluruhan, memiliki syarat yaitu obyek tersebut harus diletakkan diatas canvas yang transfaran, maksudnya supaya canvasnya tidak menutupi obyek lain atau backround dari disain.  Untuk membuat obyek memiliki canvas transfaran dapat diikuti langkah croping sebagai berikut ini. Dalam hal mendisain brosur latihan anda ini, open image Stir Mobil yang telah anda scan sebelumnya.

Copylah image tersebut ke sebuah file dengan nama berbeda agar aslinya tidak rusak. File Copy kita beri nama Stir Mobil1. Dengan mengaktifkan Pen tool silahkan isilah tepi dari obyek tersebut dengan titik-titik menyambung dengan cara  mengklik mouse sehingga dengan jarak tertentu pada tepi obyek sampai sebuah obyek dikelilingi dengan titik tersebut. Untuk bagian melengkung anda dapat menambahkan titik-titik dengan menekan pen tool agak lama dan menggeser kearah gambar pen dengan tanda + , kemudian tambahkan titik-titik pada bagian yang memerlukan dan mengesernya sesuai dengan lengkungan obyek sehingga didapat bentuk yang pas dengan obyek. Setelah seluruh titik tersambung kliklah Tab Path pada pallete, diikuti dengan mengklik Load Path as a selection  seperti ditunjukkan dalam gambar 9.

Cropinglah semua obyek sampai habis, dengan cara seperti diatas, kecuali obyek/logo yang akan digambar ulang dengan menggunakan program freehand.  Dengan latihan langsung pada aplikasi sebuah pekerjaan, anda akan belajar menemukan sendiri pengembangan tools lainnya sehingga anda bertambah mahir. Itulah yang saya lakukan, tanpa pernah mengikuti kursus/private less, tetapi harus rajin membaca buku terkait dengan problem yang ditemukan dalam pekerjaan tersebut.